LIVING THE GOSPEL AT HOME

LIVING THE GOSPEL AT HOME

Efesus 4:29-32; Kolose 3:12-14

Dalam bulan keluarga ini, setiap rumah tangga Kristen diajak untuk menghidupi Injil dalam setiap aspek kehidupan. Oleh karena menjadi orang Kristen tidak cukup hanya dibaptis dan pergi ke gereja. Firman Tuhan hari ini mengajarkan agar kita menghidupi Firman dalam kehidupan sehari-hari di mana latihan pertama dimulai dari rumah. Sebagai manusia baru yang telah menerima karya keselamatan bukan saja kita memiliki identitas baru, tetapi kita harus menyadari pentingnya menghidupi Injil dalam setiap interaksi dan komunikasi setiap anggota keluarga. Firman Tuhan pada hari ini mengajarkan kita agar:

Janganlah perkataan kotor keluar dari mulutmu.

Kata kotor di sini memakai kata sapros yang mengandung arti busuk, buruk dan jahat.  Kata tersebut bukan sekedar kata-kata dari kebun binatang, tetapi juga yang mampu merusak pikiran orang yang mendengarnya. Sebagai contoh ada seorang anak yang dibesarkan tantenya karena kedua orang tuanya telah bercerai. Hampir setiap hari sang tante mengatakan bahwa dia adalah anak yang tidak berharga, sehingga membuat anak itu merasa benar demikian. Nilai sekolahnya semakin merosot, bahkan sampai suatu saat ia merasa benar-benar tidak berharga dan memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Betapa dahsyatnya pengaruh kata-kata tersebut dalam kehidupan seseorang.

Tetapi, pakailah perkataan yang baik untuk membangun, dimana perlu…

Sebagai manusia baru yang telah ditebus oleh Kristus maka kita mempunyai gaya hidup yang berbeda. Kata-kata yang kita katakan adalah hasil dari perubahan hati kita, bahkan kitab Amsal 10:21 mengatakan, “Bibir orang benar menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi.” Penggunaan kata menggembalakan diharapkan sejalan dengan fungsi penggembalaan yaitu membimbing, mendamaikan, menyembuhkan, memelihara dan menopang. Biarlah kata-kata yang kita perkatakan saling menggembalakan satu dengan yang lain.

Supaya mereka yang mendengar, beroleh anugerah.

Efesus 4:32, “Tetapi, hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Kolose 3:14, “Di atas semuanya itu: kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan dan yang menyempurnakan, hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil dalam satu tubuh dan bersyukurlah.

Rumah tangga Kristen diajak untuk menjadikan rumah dan keluarga sebagai tempat yang memancarkan Injil Kristus lewat kehidupan keluarga yang dipenuhi oleh perkataan Kristus dengan segala kekayaan-Nya. Amin!

Dibuat oleh: Pdt. Em. Setiawan Sutedjo