JALAN SANG MESIAS

JALAN SANG MESIAS

Markus 9:30-32

Perikop ini berisi pemberitahuan kedua dari Tuhan Yesus kepada para murid tentang penderitaan yang akan Ia alami. Kalau ada pemberitahuan yang kedua, berarti sebelumnya sudah ada pemberitahuan yang pertama. Bahkan, dalam hal ini Tuhan Yesus tiga kali memberitahukan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia akan mengalami penderitaan, penganiayaan, dibunuh dan pada hari ketiga bangkit kembali. Pengulangan sampai tiga kali menunjukkan bahwa hal ini sangat penting. Tapi, para murid tidak memahami apa yang disampaikan oleh Tuhan Yesus.

Selama kurang lebih tiga tahun para murid melayani bersama Tuhan Yesus. Mereka telah mendengarkan ajaran-ajaran Tuhan Yesus tentang Kerajaan Allah dan menyaksikan bagaimana kehebatan Tuhan Yesus yang menyembuhkan orang sakit, memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan, serta mengusir roh-roh jahat. Melihat semua kuasa itu, mereka berharap Tuhan Yesus akan menjadi raja bagi Israel dan membebaskan dari kekuasaan kerajaan Romawi. Bahkan, para murid ada yang ingin menjadi yang pertama, yang terbesar dan duduk dalam kemuliaan Tuhan Yesus di samping kiri dan kanan-Nya pada saat nanti Ia menjadi raja secara politis.

Karena itulah, para murid sulit menerima berita tentang penderitaan dan kematian Tuhan Yesus. Pikiran mereka dipenuhi ambisi dan pengharapan pribadi, sehingga mereka tidak dapat menangkap makna misi kedatangan Yesus yang sesungguhnya. Mereka juga tidak berani bertanya ketika tidak mengerti. Mungkin karena takut ditegur, takut dianggap tidak paham, atau karena hati mereka sudah memiliki gambaran sendiri tentang Mesias. Sikap ini bisa menjadi cermin bagi kita. Bukankah sering kali kita juga demikian? Ketika firman Tuhan tidak sesuai dengan harapan atau keinginan kita, kita memilih diam, tidak bertanya, bahkan menutup hati. Kita mendengar, tetapi tidak sungguh-sungguh mau memahaminya.

Inilah jalan Sang Mesias. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, maka ada pengharapan bagi manusia yang berdosa, yaitu pengampunan dosa dan keselamatan dari murka Allah. Ketika manusia percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya, maka akan memperoleh kehidupan yang kekal di surga. Dan setiap orang yang percaya kepada Yesus dan mengikut Dia, maka mereka adalah murid Kristus.

Sebagai murid Kristus, kita dipanggil untuk meneladani kehidupan-Nya. Yesus tidak berfokus pada diri-Nya sendiri, tidak mencari kedudukan dan kebesaran, tetapi dengan kerendahan hati melayani semua orang. Bahkan, Ia rela menderita demi ketaatan kepada kehendak Bapa. Inilah jalan Sang Mesias. Untuk semakin memahami jalan Sang Mesias, kita perlu terus hidup dekat dengan-Nya, mendengar firman-Nya, berani bertanya ketika tidak mengerti, dan menaati perkataan-Nya. Amin.

Dibuat oleh: Bp. Andry Gunawan